1. FISIOTERAPI

Pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan

gerak dan fungsi tubuh dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak,

peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi, komunikasi.

Pelayanan Fisioterapi yang tersedia:

a.  Short Wave Diathermy, Micro Wave Diathermy

b.  Ultra Sound

c.   Interferensial Terapi, Faradisasi / Galvanisasi, TENS, Manual Therapy

d.   Paraffin Bath

e.   Infra Red serta Exercise Therapy

       Kasus – kasus yang dapat ditangani :

a.  Kondisi Neurologi : Gangguan gerak dan fungsi akibat CVA, Meningoencepalitis, Enchepalitis,

     Post traumatism operation on brain, HNP, Progresive Muscular Athropy, Bell’s Palsy, Erb’s Paralysis,

     Drop hand, Drop foot, Tension Headache

b.   Kondisi Orthopaedi : Torticolis, Talipes Equino Varus/Valgus, Sprain, Strain, Post Fracture/Dislocation,

      Osteoarthritis, Rheumatoitarthritis, Bursitis, Ligamentum Calcification, Spur Formation,

      Osteoporosis, Scoliosis, Kyposis, Lordosis, LBP

c.   Kondisi Kardio Respirasi : Rehabilitasi fisik pada gangguan jantung & respirasi

d.  Kondisi Gigi : Post ekstrasi gigi, orthodonsi

e.  Kondisi Penyakit Kulit adanya jaringan parut post operasi

f.  Kondisi Penyakit Dalam : Arthritis, Polyarhtritis kronis, coxatrosis, Diabetes, Cervicalgia,

     Headache, Gastritis

g. Kondisi Telinga Hidung Tenggorokan : Otitis media, Sinusitis, Pharingitis

h. Kondisi Obstetric dan Ginekologi seperti : adnexitis, post Sectio Caesaria, senam hamil,

    senam nifas, dysminorhoe dll

i. Fisioterapi untuk tujuan pencegahan pada pasien yang dirawat lama,

   pekerja yang terbiasa dengan sikap, posisi, gerak tubuh tertentu

2.   OKUPASI TERAPI

Menangani  pasien yang mengalami gangguan fisik dan atau mental yang bersifat sementara

atau menetap dengan menggunakan aktivitas terapeutik sehingga pasien mampu meningkatkan

kemandirian secara fungsional dan meningkatkan derajat kesehatan.

Kondisi yang bisa ditangani :

a.    Autism

b.    Down Syndrom, Cerebral Palsy, Retardasi Mental

c.     ADHD : gangguan pemusatan perhatian  hiperaktif dan impulsive.

d.    Developmental Delayed : Keterlambatan perkembangan fisik  yang ditandai anak

        tidak tumbuh normal seperti anak seusianya

e.     Stroke

f.      Gangguan Jiwa

3.   TERAPI WICARA

Membantu pasien yang mempunyai masalah dengan gangguan bahasa, bicara, suara, irama kelancaran dan menelan.

Ruang lingkup Terapi Wicara : Gangguan Bahasa, Bicara, Suara, Irama/ Kelancaran serta gangguan  menelan.

Keterlambatan bicara yang ditangani :

a.      Autism ( ADHD/ADD )

b.     Down Syndrom, Retardasi Mental, Cerebral Palsy

c.      Ketidakmampuan mengontrol air ludah

d.    Keterlambatan Bicara, Bicara Cepat / Latah, Gagap, Bicara pelo, Gangguan Bahasa, Bicara

dan Menelan Pada Post Stroke, PLE ( Post Laryngeachtomy / operasi pengangkatan pita suara )

e.    Kesulitan fungsi primer mulut, Cleft palate/lips

f.     Hoarness/breathiness

g.    Gangguan menelan (menghisap, menelan, mengunyah)

h.    Gangguan pendengaran

4.   PSIKOLOGI

Pelayanan psikologi yang tersedia antara lain :

a.  Konsultasi psikologi untuk masalah yang terjadi pada diri sendiri, dengan orang lain maupun

      keluarga dan lingkungan. Menyangkut problem perilaku anak-anak, remaja maupun dewasa.

b.  Tes kepribadian, untuk mengungkapkan kecenderungan kepribadian melalui berbagai

      macam tes kepribadian.

c.    Tes intelegensi untuk orang dewasa

d.   Tes psikologi untuk rekrutmen karyawan

e.   Konsultasi rehabilitasi medis bagi pasien maupun keluarga.

 Peralatan yang dimiliki :

Fasilitas :
Short Wave Diathermy :Penatalaksanaan fisioterapi dengan menggunakan energi elektromagnetik

yang dihasilkan arus bolak-balik frekuensi tinggi berupa medan listrik dan medan magnet.
Fungsi :Meningkatkan proses perbaikan jaringan secara fisiologis, menurunkan nyeri, normalisasi tonus otot,

meningkatkan elastisitas jaringan lemak.

Ultra Sound :Penatalaksanaan fisioterapi dengan menggunakan getaran mekanik gelombang longitudinal

frekuensi 0,7 - 3 mhz. fungsi :Meningkatkan sirkulasi darah, relaksasi otot, meninggikan ambang rangsang membrane,

meningkatkan kemampuan regenerasi jaringan, mengurangi rasa sakit.

Electrical Stimulation (galvanic, faradisasi, TENS, Interferensi, TrabertZ)

Fisioterapi dengan menggunakan arus listrik searah dan bolak-balik yang telah ditentukan jenis arus,

durasi dan frekuensinya.
Fungsi :Meningkatkan kekuatan otot, memperbaiki metabolisme tubuh, merangsang saraf sensorik dan simpatis,

melatih oto-otot paralysis, mendidik kembali kerja otot dan fungsi otot baru
Infra Rays :Fisioterapi dengan pancaran gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 7.700 - 4.000.000 A.
Fungsi :Meningkatkan metabolisme tubuh dan suplai darah, vasodilatasi pembuluh darah, relaksasi otot,

menaikkan temparatur tubuh, mengaktifkan kerja kelenjar keringat,  menghilangkan rasa nyeri
Skin Traksi :Upaya mengurangi rasa sakit dan memperbaiki garis patah tulang paha sesuai dengan bentuk anatomi tubuh.
Exercise Therapy :Penatalaksanaan fisioterapi secara manual/ tangan, menggunakan prinsip-prinsip gerakan otot

di dalam bermacam latihan kerja otot. Latihan dapat bersifat aktif dan pasif, assisted (dengan bantuan),

free active (gerak bebas) dan resisted (memakai tahanan). 

 

 

Jumlah Kunjungan

000837327
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
804
795
4750
826906
13992
22415
837327

Your IP: 54.81.46.194
2017-08-18 20:03

Survey

Survey Pelanggan Rumah Sakit Islam Klaten

We have 65 guests and no members online